- A
- Andre Lado
- Barnas Adjidin
- Batik Tulis Garutan
- BPK RI
- Budaya
- DPW MOI Provinsi NTT
- Eben Domaking
- EKONOMI
- Herry Battileo
- HUKRIM
- INFRASTRUKTUR
- Ketua PWMOI NTT
- LKD TA 2023
- Makam Pulau Kera
- NASIONAL
- Oknum Karyawan PLN
- OPINI
- P3HI Provinsi NTT
- PEMERINTAH
- Pemkab Garut
- Perlawanan Eksekusi
- PERS
- Pj Bupati Garut
- Polda NTT
- POLITIK
- Polresta Kupang Kota
- Polsek Maulafa
- PWMOI
- REGIONAL
- Rusdy Maga
- Sekretaris MOI Provinsi NTT
- Serba serbi
- SERBA-SERBA
- SERBA-SERBI
- TNI-POLRI
- UMKM
- Yusak Langga
Maraknya Peredaran Obat Terlarang di Garut Selatan Jadi Ancaman Serius Generasi Muda
D'pressure-Garut- Maraknya peredaran obat terlarang di wilayah Garut Selatan (Garsel) menjadi ancaman serius bagi keamanan, stabilitas ekonomi, serta masa depan generasi muda Indonesia. Aktivitas ilegal ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena berlangsung secara terbuka di sejumlah kawasan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa transaksi obat terlarang di beberapa wilayah Garut Selatan dilakukan secara terang-terangan. Ia juga menduga adanya oknum tertentu yang membekingi praktik tersebut.
“Kalau mau diberantas memang sulit, karena diduga sudah saling tahu. Ketika ada aparat yang hendak menindak, informasinya cepat bocor,” ujar warga tersebut.
Data dan Fakta Terkini
Secara nasional, peredaran narkoba masih menjadi persoalan besar. Sepanjang tahun 2025 hingga Desember, Polri mencatat telah mengungkap 48.592 kasus tindak pidana narkoba, dengan 64.055 orang tersangka diamankan. Dari pengungkapan tersebut, aparat juga menyita barang bukti narkoba dalam jumlah sangat besar.
Ancaman narkoba secara langsung menyasar generasi muda. Diperkirakan sekitar 3,3 juta penduduk Indonesia terpapar narkoba, dengan kelompok usia paling rentan berada pada rentang 15–24 tahun.
Modus operandi sindikat narkoba pun semakin kompleks dan canggih. Mereka memanfaatkan bahan farmasi legal, memanipulasi jalur perdagangan internasional, hingga menggunakan teknologi digital seperti transaksi melalui cryptocurrency dan dark web.
Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkoba.
Penyalahgunaan obat terlarang menimbulkan dampak multidimensional, di antaranya:
Kesehatan fisik dan mental
Narkoba menyebabkan kerusakan organ vital seperti otak, jantung, paru-paru, dan hati, menurunkan sistem imun, mengganggu perkembangan mental, hingga berujung pada overdosis dan kematian.
Pendidikan dan sosial
Pengguna narkoba rentan mengalami penurunan prestasi akademik, gangguan psikososial, rusaknya hubungan sosial, serta meningkatnya keterlibatan dengan sistem peradilan pidana.
Ekonomi dan keamanan nasional
Kerugian sosial dan ekonomi akibat narkoba diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah. Lebih jauh, peredaran narkoba mengancam kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan pembangunan nasional.
Upaya Penanggulangan
Pemerintah Indonesia melalui Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, serta instansi terkait terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui strategi komprehensif, antara lain:
Pencegahan (preventif)
Melalui sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba di sekolah, kampus, dan masyarakat, serta penguatan program seperti Kampung Tangguh Bebas Narkoba.
Pemberantasan (represif)
Penindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkoba, peningkatan pengawasan wilayah rawan, perbatasan, serta patroli siber untuk memutus jaringan digital.
Rehabilitasi
Penyediaan layanan rehabilitasi bagi pengguna narkoba guna memutus rantai ketergantungan dan mendorong pemulihan sosial.
Kolaborasi lintas sektor
Melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan keluarga, karena perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap informasi terkait peredaran narkoba kepada pihak kepolisian atau BNN. Pemerintah menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Peredaran narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, upaya pemberantasan akan sulit membuahkan hasil maksimal.
(Tim)


.jpg)