- Andre Lado
- Barnas Adjidin
- Batik Tulis Garutan
- BPK RI
- Budaya
- DPC PWMOI Kota Kupang
- DPW MOI Provinsi NTT
- dr. Chistian Widodo
- Eben Domaking
- EKONOMI
- Herry Battileo
- HUKRIM
- INFRASTRUKTUR
- Kapolda NTT
- Ketua PWMOI NTT
- LKD TA 2023
- Makam Pulau Kera
- NASIONAL
- Oknum Karyawan PLN
- OPINI
- P3HI Provinsi NTT
- PEMERINTAH
- Pemkab Garut
- Pemkot Kupang
- Perlawanan Eksekusi
- PERS
- Pj Bupati Garut
- Polda NTT
- POLITIK
- Polresta Kupang Kota
- Polsek Maulafa
- PWMOI
- REGIONAL
- Rusdy Maga
- Sekretaris MOI Provinsi NTT
- Sekretaris PWMOI NTT
- Serba serbi
- SERBA-SERBA
- SERBA-SERBI
- SERBA-SERBl
- TNI-POLRI
- UMKM
- Wali Kota Kupang
- Yusak Langga
Api Lahap Rumah Pengepul di Turen, Damkar Kerahkan 5 Unit Padamkan Kobaran
D'pressure-Malang - Kebakaran melanda rumah sekaligus tempat pengepul barang bekas milik Supardi di Jalan Gudang Raya RT 05 RW 11, Desa Gedogwetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kejadian bermula saat Supardi bersama dua karyawannya sedang sarapan di dapur belakang. Istrinya, Jumiati, mendengar suara kretek-kretek di atap rumah. Saat dicek, terlihat asap mengepul dari lantai 2. Api kemudian cepat menjalar ke kasur di kamar dan tumpukan barang bekas di lantai tersebut.
Supardi bersama karyawan dan warga sekitar berusaha memadamkan api secara manual. Namun pada pukul 08.30 WIB, api merembet ke rumah Tutik Purwanti yang berdempetan dengan rumah Supardi dan membakar sebagian garasi. Api terus membesar dan menyambar atap depan rumah Mininanurohman yang berada di belakang rumah Supardi.
Tim Damkar Kabupaten Malang mengerahkan 4 unit mobil pemadam, dibantu 1 unit dari Damkar Pindad. Petugas tiba di lokasi pukul 09.15 WIB. Karena rumah korban menyimpan banyak barang mudah terbakar, api cepat menyebar hingga menghanguskan seluruh bangunan.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu konsleting kabel listrik di atap lantai 2. Api kemudian merembet ke tumpukan kasur dan barang bekas di lantai bawah.
(Biro Malang)


.jpg)